Telur Asin Herbal Rasa Udang
Publikasi ulang oleh: Adnan Widodo-13534-A 5.1-VII
Ambar, yang mempunyai
nama lengkap Ambar Turatminah dan lahir tahun 1955, berperawakan kecil mungil.
Ia patut diacungi jempol untuk semangatnya membangun usaha dan berbisnis. Meski
sebelumnya pernah mengalami jatuh bangun dalam berusaha, seperti ditipu atau
dibohongi, namun dia terus mencari upaya untuk bisa bangkit lagi. Ambar
dipercaya teman dan tetangganya untuk memimpin Kelompok Tani Candi Jaya yang
berlokasi di kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara. Semula usaha yang ditekuni
bersama kelompoknya adalah beternak telur burung puyuh dan beternak bebek. Oleh karena wabah flu burung dan pelarangan beternak unggas
di DKI pada tahun 2006 maka Ambar dan teman-temannya mengembangkan olahan telur
asin dan jus aneka buah.
berulangkali Ambar
kecewa karena dagangan telur asinnya yang rasa udang, yang dikenal sangat
enak, ditolak oleh pelanggannya karena alasan kesehatan.
“Maaf, sekarang saya
nggak mau lagi makan telur Ibu.”
”Lho biasanya ibu
memborong telur saya, apa telur saya ada yang bermasalah?”
“Telur ibu sih nggak
ada masalah tetapi badan saya yang bermasalah. Gara-gara keenakan makan telur
kholestrol saya melejit tinggi. Dokter melarang saya makan telur dan makanan
yang berlemak. Coba ibu bikin telur yang rendah kholestrol, pasti saya borong!”
Penolakan sebagian
pelanggannya karena alasan kesehatan membuat Ambar, ibu tiga anak ini, terus
merenung dan berusaha mencari solusi pemecahannya. Bagaimana caranya membuat telur rendah kolesterol? Pada umumnya telur bebek mengandung kholestrol cukup tinggi. Ambar ingin agar dagangan telurnya
bisa tetap enak tetapi aman bagi kesehatan.
Dia belajar dari
sahabatnya yang memproduksi obat herbal dan produksi obat herbal untuk
kolesterol bisa menggunakan daun salam, akar alang-alang, teh hijau. Akhirnya
Ambar berinovasi dan membuat eksperimen proses pembuatan telurnya ditambahkan
rebusan daun salam dan akar alang-alang.
Campuran Tanah Liat dan
Garam Bungkus Telur Asinnya
Tidak cukup sampai di
situ, dia lalu membawa telur hasil eksperimennya ke laboratorium kesehatan
masyarakat IPB Bogor untuk mengetahui kandungan lemak dan kholestrolnya. Meski
harus mengeluarkan modal tidak sedikit namun feeling-nya mengatakan
hasil penelitiannya akan menjadi kunci keberhasilan. Telur asin hasil karyanya
akan menjadi telur yang unik sekaligus menarik.
Ternyata kesimpulan
hasil penelitiannya benar-benar fantastic. Kalau telur biasa kandungan
kolestrolnya sampai 100mg/dL, hasil olahan barunya kini tinggal 4mg/dL Selain
itu, kandungan lemaknya turun cukup signifikan. Lemak telur biasa pada umumnya
13,6gr bisa ditekan jadi 5,24gr. Keistimewaan lain, telur asin hasil
produksinya kini mengandung Omega 3gr hingga 214,3gr dan kandungan betakarotene
mencapai 380. Setelah mengetahui hasil penelitian telurnya, Ambar sekarang bisa memproduksi telur asin yang memiliki keistimewaan selain bercita rasa udang juga aman bagi penderi kolesterol.
Dagangannya Jadi Laris
Manis
Siapa pun pasti akan
memilih makanan yang aman bagi kesehatan tapi rasanya enak. Kesaksian salah
satu pelanggan barunya yang tinggal di Bandung, pak Fauzi Rachmanto: ”Telur
asinnya benar-benar uenak dan rasa asinnya pas banget. Anak saya begitu udah
coba sekali makan langsung dua butir. Saya biasanya kalau makan telur dibuang
kuningnya karena takut kolestrol sekarang berani makan kuningnya karena tahu
telur ini rendah kholestrol.”
Pengolahan produknya
dikerjakan oleh beberapa anak remaja putus sekolah dan ibu-ibu rumah tangga
yang tinggal di dekat rumahnya. Ambar dengan sabar mengajarkan keterampilan membuat telur asin dan jus buah. Selanjutnya dia mendelegasikan tugasnya ke
teman-teman kelompok untuk berfokus kepada pemasaran door to door. Ambar
memang lincah bergerak ke sana ke mari dan luwes dalam pergaulan sehingga
dagangannya laris manis. Untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilannya, Ambar
juga bergabung aktif di organisasi KTNA DKI Jaya, selain itu aktif juga di
kegiatan PKK, Posyandu dan kelompok pengajian di lingkungannya.
Omset penjualan telur asin non-kholesterolnya makin hari makin meningkat, terlihat dari bertambahnya produksi. Kalau
semula dalam sebulan produksinya hanya 200 butir kini per hari bisa 200 sampai
300 butir, hingga dalam satu bulan produksinya bisa mencapai 7 ribuan butir.
Pelanggannya termasuk berbagai restoran di wilayah DKI.
Kadang kala produksinya
menurun karena kelangkaan telur bebek yang berkualitas. Untuk menjaga
ketersediaan bahan bakunya kini terus melakukan kerjasama dengan kelompok tani
Karya Makmur Jakarta Timur pimpinan H. Djarkasih, peternak bebek yang menghasilkan
telur rasa udang. Dari sinilah Ambar bisa menghasilkan telur asin yang gurihnya
seperti udang. H. Djarkasih menggunakan pakan bebek berupa kepala dan kulit
udang hasil limbah produsen makanan berbahan baku udang.
Telur asin rasa udang produksi Ambar memperoleh nilai tambah dari pengolahan herbal alami yang
membuatnya rendah kadar lemak dan kholestrol. Ini membuka kemungkinan telur
asin Ibu Ambar bisa dikonsumsi oleh lebih banyak orang, termasuk mereka yang
‘takut gemuk’. Telur buatannya dinyatakan baik dikonsumsi anak balita karena
mengandung betakarotene sangat tinggi, terbukti dari hasil penelitian yang
dilakukannya di laboratorium Kesehatan Masyarakat IPB Bogor.
Kendala utama yang dihadapi
oleh Ambar adalah mempertahankan kualitas telur asin yang berkualitas karena
keterbatasan dana dan SDM. Seringkali Ambar kebingungan kalau ada pesanan dalam
jumlah besar. Kadangkala anggota kelompoknya kurang menyadari pentingnya
menjaga kualitas. Sebagian anggota kurang teliti atau teledor tidak mengikuti
prosedur pembuatan yang sudah digariskan. Makanya Ambar harus sering
mengingatkan dan mengontrol sendiri secara ketat proses produksinya. Kadangkala
ada saatnya kesulitan bahan baku karena produksi telur temannya sedang menurun
akibat kelangkaan bahan pakan bebek. Kendala yang lain apabila ada anggotanya
yang mempunyai masalah rumah tangga atau salah paham antar teman. Ambar dengan
bijak harus turun tangan membantu mencarikan solusinya atau bertindak sebagai
penengah. Kadang kala Ambar harus rela mengeluarkan uang pribadi untuk membantu
para anggotanya yang kesulitan keuangan untuk membayar iuran sekolah anak-anak
mereka.
Kegiatan Kelompok Tani
Candi Jaya dibawah pimpinan Ambar, selain membuat telur asin, juga mempunyai
usaha pembuatan jus aneka buah. Jus buah unggulannya adalah jus jambu biji
merah yang sangat bermanfaat untuk penderita demam berdarah. Jusnya sering
dipesan pasien-pasien dari berbagai rumah sakit karena keaslian bahan bakunya.
Subarkah, suaminya, dan
anak-anaknya sangat mendukung kegiatan Ambar karena bisa membantu mencukupi
kebutuhan rumah tangga. Bahkan dari hasil jerih payahnya ini bisa membiayai
dana kebutuhan sekolah ketiga anaknya. Dua anaknya sudah lulus sarjana. Puterinya
yang sulung berhasil lulus sarjana ekonomi S2 dan kini sudah mempunyai
pekerjaan yang mapan. Anak kedua berhasil menjadi dokter berdinas di Pemda DKI
dan kini memperdalam spesialis anak. Anak ketiganya masih kuliah.
Ambar terus bersemangat
memajukan usahanya bersama temen-temen kelompok taninya, untuk go
international. Pemda DKI Jakarta melalui suku dinas peternakan Jakarta
Utara selalu memberikan bimbingan teknis dan fasilitas promosi ke berbagai
pameran baik di wilayah DKI maupun di luar kota. Bagi Ambar tiada hari tanpa
belajar untuk semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat. Impiannya adalah
kelak bisa keliling Indonesia, bahkan dunia, berjualan telur asin rasa udang
rendah kholestrol.
Keunggulan
Telur Asin Herbal
Ada beberapa keunggulan dari telur asin herbal ini dibandingkan dengan
telur asin lainnya, antara lain:
- Bebas formalin
- Tanpa mengunakan vaksin dan hormon
- Telur asin herbal tidak menimbulkan alergi dan bisul
- Telur yang digunakan adalah telur segar
- Kuning telur lebih besar dan kenyal
- Tidak berbau anyir
- Mengandung DHA yang tinggi untuk jantung dan baik untuk mata
- Mengandung Omega 3
- Total kolesterol yang dikandung 400 gram/100 telur (lebih rendah dari telur asin lainnya yang 1000 gram/100 telur)
- Mengandung Anti Oksidan Beta Karoten 380 gram/100 telur.
Cara Memilih
Telur Bebek Yang Baik
Untuk menghasilkan
telur asin yang berkualitas, tentu membutuhkan bahan baku berkualitas. Ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih telur bebek/ itik yang baik
untuk membuat telur asin.
- Pilih telur bebek yang baru ditelurkan paling lambat 4 hari setelah ditelurkan, karena bila lewat 4 hari kualitas telur sudah tidak baik.
- Pilih telur yang memiliki kulit telur yang bersih dan berwarna mulus.
- Jika diteropong sambil digerak-gerakan akan tampak kuning telur didalamnya. Bila terlihat jernih, rongga kantung udaranya kecil, kuning telur terletak di tengah dan tidak ternoda, itu artinya telur tersebut baik. Namun jika kuning telur bergeser, putih telurnya encer, dan terdapat noda warna tua di dalam kuning telur, hal tersebut menandakan telur itu telur rusak.
- Telur bebek yang baik adalah jika direndam kedalam air, telur akan tenggelam sedangkan bila telur tersebut jelek, maka akan terapung.
Telur asin rasanya akan
lebih enak, jika bebeknya diberi makan udang, atau limbah udang seperti kepala
atau kulit udang. Hasilnya kuning telur akan berwarna lebih oranye, lebih
gurih, seperti udang.
Bahan-Bahan
Membuat Telur Asin herbal
Selain bahan baku berupa
telur bebek, dibutuhkan beberapa bahan pendukung untuk mengasinkan telur,
seperti:
- Tanah merah atau tumbukan batu bata merah,
- Garam
- Gula merah
- Daun salam
- Teh hijau
- Kayu secang
- Daun jambu batu
- Ginseng
- Akar alang-alang dan
- Daun dewa.
Sedangkan untuk peralatan
yang perlu dipersiapkan adalah panci besar untuk merebus, peti kayu atau
plastik polybag besar untuk tempat mengasinkan telur.
Proses
pembuatan
Pertama telur dicuci
hingga besih dari kotoran dengan air mengalir.
Langkah berikutnya
adalah membuat racikan herbal dengan cara merebus:
- 10 lembar daun salam
- 2 sendok teh hijau
- ½ ons kayu secang
- 10 lembar daun jambu batu
- ½ ons akar alang-alang
- 1 lembar daun dewa
- 3 liter air
- Serta beberapa tanaman lainnya
Takaran tersebut bisa
digunakan untuk kurang lebih 100 butir telur bebek. Rebus racikan herbal
sebanyak 1 liter. Setelah itu, air herbal hasil rebusan dicampurkan dengan:
- 1 kg tanah merah
- 1 kg garam
- ½ kg gula merah
Lalu kemudian masak sampai
mendidih. Setelah mendidih diamkan adonan tersebut hingga dingin, setelah
dingin adonan tersebut dilulurkan keseluruh telur bebek hingga merata. Telur
asin yang sudah dilulurkan, diletakkan pada peti kayu ditutup plastik polybag
besar selama 15 hari. Setelah 15 hari, bersihkan telur dari adonan hingga
bersih, lalu rebus selama beberapa menit hingga matang.
Dengan proses tersebut,
dapat menghasilkan telur asin dengan mutu yang baik, warna telur yang lebih
menarik, serta citarasa yang lebih enak, dan berkurangnya kandungan kolesterol.
Harus diperhatikan dalam proses pembuatan adalah saat mencuci telur.
Jika telur tidak dicuci
dengan bersih maka biasanya kotoran dapat mempengaruhi rasa telur, begitu juga
bila takaran herbal tidak sesuai maka rasa dan khasiat telur asin herbal rasa
udang akan terpengaruh sehingga tidak sesuai dengan yang diinginkan.
Pemasaran
Target pasar untuk telur asin ini bisa masuk ke semua kalangan, terutama mereka yang peduli kesehatan.
Karena harganya lebih mahal, seharga Rp 4.000,00 per butir, pemasaran bisa ke
kalangan rumah tangga kelas menengah keatas, restoran, hotel bahkan
supermarket. Untuk menawarkan telur asin herbal rasa udang ini bisa dilakukan dengan cara door to door (ditawarkan secara langsung)
atau menggunakan media internet. Penawaran secara langsung atau door to door
biasa dilakukan oleh pelaku usaha pemula karena cara ini dianggap lebih
efektif. Sedangkan untuk penggunaan media internet biasa dilakukan oleh pelaku
usaha untuk memperluas pasar hingga keluar kota bahkan keluar daerah.
Telur asin herbal rasa udang ini bisa dibilang produk baru yang masih sangat jarang pelakunya sehingga
persaingan usaha telur asin herbal, sepi pesaing. Saingan utamanya tentu saja
telur asin biasa, yang harganya lebih murah, karena tidak membutuhkan bahan
herbal tambahan.
Pada kalangan bawah
yang sensitif harga dan tidak begitu peduli pada manfaat kesehatan, produk ini
kurang bisa masuk. Oleh karena itu, upaya dan keunggulannya, serta upaya edukasi
pasar harus lebih gencar dilakukan.
Sumber:
Cahyani, Nur. 2013. Telur Asin Herbal Rasa Udang. http://ditaraditya04.blogspot.co.id/2013/11/telur-asin-herbal-rasa-udang.html. Diakses pada Sabtu, 27 Agustus 2016, 22:30 WIB.
Analisis Artikel Penyuluhan
BalasHapusA. Nilai Penyuluhan
1. Sumber Ide
Pengembangan teknik pembuatan telur ikan asin dengan menambahkan rasa udang.
2. Sasaran
Sasaran dari artikel ini yaitu setiap orang khususnya para konsumen telur asin dan produsen telur asin.
3. Manfaat
Manfaat dari artikel ini yaitu masyarakat termasuk konsumen dan produsen dapat mengetahui produk telur asin yang baik dari mengetahui teknik pembuatannya dan pemilihan telurnya.
4. Nilai Pendidikan
Artikel ini memuat informasi tentang teknik pembuatan telur asin dari mulai pemilihan sampai menjadi produk ahir.
B. Nilai Berita
1. Importance
Artikel ini memberikan informasi kepada produsen produk perikanan tentang bagaimana cara pengembangan produk perikanan menjadi produk yang dapat diterima masyarakat luas dalaam bentuk telur asin.
2. Development
pengembangan produk biasa menjadi produk dengan nilai ekonomis lebih tinggi.
Dikomentari Oleh :
Nama : Asep Bayu Hamdan
NIM : 14/367170/PN/13810